Emas merupakan salah satu logam transisi yang berada di golongan IB periode 6. Emas merupakan primadona masyarakat dalam berhias selain perak, dan intan. Emas merupakan salah satu logam mulia yang diperjualbelikan dalam keadaan murni. Emas disebut logam mulia karena ditemukan di alam dalam bentuk mulianya atau tidak dalam campuran. Seperti kebanyakan logam yang ada, emas berstruktur padatan dengan titik lebur hingga 1064 °C. Emas sering ditemukan bersama tembaga seperti pada penambangan bawah tanah milik Freeport di Grasberg, Papua.
Berhias Sambil Menabung
Selain sebagai perhiasan, emas juga dapat digunakan sebagai aset untuk menyimpan kekayaan. Jargon yang bisa dibilang selalu digunakan oleh toko-toko emas adalah "berhias sambil menabung". Jargon ini bisa ditemukan baik toko emas kecil hingga besar. Mengapa emas dapat dijadikan sebagai alat untuk menabung, sementara Bank Indonesia mengeluarkan sebuah program yang berbunyi "Ayo ke Bank". Uang dengan peredaran yang ada akan mengalami penurunan nilai setiap tahunnya. Sementara emas, nilainya selalu tetap. Seperti hadits Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari hadits Bukhari no 836:
Diriwayatkan dari ‘Urwa : “Bahwa Nabi memberinya satu Dinar untuk membeli domba untuk beliau. ‘Urwa membeli dua ekor domba untuk beliau dengan uang tersebut. Kemudian dia menjual satu ekor domba seharga satu Dinar, dan membawa satu Dinar tersebut bersama satu ekor dombanya kepada Nabi. Atas dasar ini Nabi berdoa kepada Allah untuk memberkahi transaksi ‘Urwa. Sehingga ‘Urwa selalu memperoleh keuntungan (dari setiap perdagangannya) – bahkan seandainya dia membeli debu”. (Di riwayat lain) ‘Urwa berkata : “Saya mendengar Rasulullah SAW berkata, “Selalu ada kebaikan pada kuda sampai hari kiamat””. (Periwayat lainnya lagi menambahkan “saya melihat 70 ekor kuda di rumah ‘Urwa.”) ( Sufyan berkata, “Nabi menyuruh ‘Urwa untuk membeli domba untuk beliau sebagai hewan qurban”.)
Hadist ini menerangkan bahwa ‘Urwa Radiallu Anhu telah menjual kambing yang dibayar dengan dinar. Jika dikonversi ke gram, 1 Dinar itu setara dengan 4,25 gram emas. Berdasarkan hari ini (16/12/2018) emas berada pada kisaran Rp 578.917,- maka 1 dinar emas sama dengan atau Rp 2.460.397,25. sedangkan harga kambing yang ada pada zaman sekarang terhitung tanggal 13 Juli 2018 harga kambing dipatok dari harga Rp 1.700.000,- hingga Rp.3.000.000,-. Kisaran harga yang ada tergantung kepada ukuran dan jenis kambingnya, dan rata-rata pembelian kambing berada pada harga 2-jutaan.
Dari jaman rasulullah, harga kambing memiliki kestabilan harga dengan emas. Satu yang perlu ditekankan disini bahwa itu kan di jaman rasulullah, sekarang kan sudah jaman modern. Tidak mungkin harga dulu sama dengan sekarang. Kata-kata ini sering dilontarkan oleh orang-orang sekuler. Jadi jangan terpengaruh akan hal itu, karena islam telah disempurnakan oleh Rasulullah. Tidak perlu ditambahkan dan tidak perlu dikurangi.
Sumber:





