Besi adalah salah satu logam yang berada dalam golongan VIIIA dalam
sistem periodik Unsur. Besi walaupun berada dalam sistem Periodik, masyarakat
seperti Anda dan saya cukup mengenal dengan kata Besi saja itu sudah mengarah
kepada suatu benda padat yang keras dan yang akan berkarat ketika dibiarkan di
udara luar atau bisa dikatakan bahwa besinya dioksidasi oleh udara. Besi pada
kerak bumi hanya berada pada kisaran 35% saja dari keseluruhan kerak bumi, baik
itu dalam bentuk hematit (Fe2O3) ataupun magnetit (Fe3O4).
Besi merupakan unsur dengan kemipahan keempat terbanyak di
permukaan bumi. Besi melimpah karena kehebatan dari supernova yang membuat
nikel-56 meluruh menjadi besi beterbangan ke supernova. Akibat supernova inilah
besi beterbangan keseluruh jagad raya termasuk ke mars. Pembentukan warna merah
yang ada pada figur mars itu disebabkan oleh pancaran sinar besi oksida yang
telah dibuktikan oleh spektroskopi Mössbauer.
Pada awalnya kita, saya dan anda pasti berpendapat bahwa besi
hanyalah logam yang aslinya berada di kerak bumi saja. Namun, ini sedikit
berbeda dengan yang disampaikan Allah subhanahuwata’ala dalam QS Al Hadid surat
ke 57 ayat ke 25 yang berbunyi:
لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا
رُسُلَنَا بِٱلۡبَيِّنَٰتِ وَأَنزَلۡنَا مَعَهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡمِيزَانَ
لِيَقُومَ ٱلنَّاسُ بِٱلۡقِسۡطِۖ وَأَنزَلۡنَا ٱلۡحَدِيدَ فِيهِ بَأۡسٞ شَدِيدٞ
وَمَنَٰفِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعۡلَمَ ٱللَّهُ مَن يَنصُرُهُۥ وَرُسُلَهُۥ بِٱلۡغَيۡبِۚ
إِنَّ ٱللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٞ ٢٥
25.
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti
yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca
(keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami turunkan besi
yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia,
(supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang
menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya.
Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa (QS Al-Hadid:25)
Hadid yang dalam artinya besi merupakan salah satu nama surat yang
ada dalam Al Quran. Bisa dikatakan bahwa Al Quran telah menjelaskan bahwa Allah
subhanahuwata’ala telah menurunkan besi untuk menajdi manfaat bagi manusia. Dalam
ayat tersebut Allah SWT menggunakan kata “anzalna” (Kami turunkan), sama
seperti ketika Allah berfirman dalam Surat Al-Qadr ayat 1: “Inna anzalnahu fii
lailatil qadr…” (Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada malam qadar…) Besi
yang diturunkan itu dapat kita gunakan sebagai peralatan makan dan peralatan
dalam pertanian. Namun itu semua tetap menjadi pertanyaan besar terutama bagi Abu
Musa Jabir bin Hayyan.
Abu Musa Jabir bin Hayyan atau yang lebih dikenal dengan nama Geber
di dunia barat mempunyai banyak pemikiran dalam bidang kimia terutama dalam
masalah besi ini salah satunya meskipun ia lebih dikenal dengan rintisan hukum
perbandingan tetapnya.
Gambar Besi
Dalam hasil analisisnya Abu Musa Jabir bin Hayyan mempelajari dan
menemukan seluk beluk tentang besi dari bagian terkecil hingga prinsip-prinsip
itu sendiri. Besi yang notabenenya memiliki nomor atom 26, memiliki berbagai
macam isotop (senyawa dengan nomor atom yang sama namun memiliki jumlah proton
yang sama) yaitu Fe-55, Fe-56, Fe-57 dan Fe-58. Keempat isotop itu memiliki
kestabilan yang baik artinya tidak berubah komposisi elektron, proton dan
neutronnya. Namun hal yang lebih mencengangkan adalah isotop terstabil yakni
ada pada isotop Fe-57, yang memiliki nomor yang sama dengan nama surat tempat
si besi berada, Masya Allah. Jadi dapat disimpulkan Allah subhanahuwata’ala
memang menurunkan besi itu dari langit.
Sumber:

0 comments:
Post a Comment